Renungan

Mengasihi Dan Menolong Saudara

Apabila saudaramu jatuh miskin di antaramu, sehingga menyerahkan dirinya kepadamu, maka janganlah memperbudak dia – Imamat 25 : 39

Tidak jarang kita temukan orang yang begitu peduli dan berbuat baik sebagai tindakan kasih kepada sesamanya atau orang lain, tetapi terhadap saudaranya esndiri, orang itu mengabaikan atau berlaku masa bodoh. Ada berbagai alasan, mungkin, karena begitu adanya, atau karena menurutnya bantuan kepada saudaranya sudah berkali-kali dilakukan tetapi saudaranya itu tidak berubah atau tidak berhenti meminta bantuan kepada saudaranya.

Dalam perikop tentang perlakuan terhadap orang miskin yang terpaksa harus meminjam, terdapat ketetapan tentang bagaimana perilaku khusus terhadap saudara sendiri. Sebagai saudara yang memiliki kemampuan atau lebih berada dari saudaranya yang meminta pinjaman, berlaku ketetapan, bahwa dia harus disokong atau didukung oleh saudaranya yang mampu itu. Bantuan yang diberikan seharusnya lebih kepada pemberian dan bukan pinjaman yang mengharapkan pengembalian dengan bunga. Kalau pun dia harus berada bersama di rumah saudaranya yang mampu, itu bukan berarti untuk bekerja sebagai orang upahan atau budak, tetapi sebagai saudara yang harus disokong agar memiliki tempat tiggal dan menggantungkan kehidupannya. Mereka tidak boleh diperlakukan sebagai pendatang, orang asing atau budak. Mereka tetaplah saudara yang harus ditolong dengan kasih.

Kita harus mempraktekkan tindakan-tindakan kasih mulai dari keluarga, lingkungan keluarga, kemudian sesama persekutuan dan akhirnya juga kepada sesama.jangna membiarkan saudara kita menderita, sementara kita seolah mencari pjian dari orang lain. Bantulah saudaramu kemudian sesamamu. Dan bantuan kasih itu tidak boleh berhenti oleh karena telah diklakukan berkali-kali atau karena yang dibantu tidak tahu berterimakasih. Bantulah dnegna benar dan tepat, sampai benar-benar dia dapat mandiri dan melepaskan diri dari kebergantungannya atas bantuan kita sebagai saudaranya. Lakukanlah terus menerus, seperti Tuhan melakukannya untuk kita.

Doa : Tuhan, mampukan kami untuk mengasihi mulai dari saudara-saudara kami


Renungan: Sabda Bina Umat
Gambar : Google.com