Renungan

Tidak Peduli

Atau apabila seseorang bersumpah teledor dengan bibirnya hendak berbuat yang buruk atau yang baik, ...... – Imamat 5 : 4

Firman Tuhan pada malam ini, menunjukkan kepada kita tentang dosa-dosa yang sering kita sepelekan : seperti yang tertulis dalam Yakobus 4 : 17 “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidka melakukannya, ia berdosa. “Kita mungkin merasa bahwa ketidakpedulian bukan sesuatu yang dianggap serius untuk dimasukkan dalam kategori dosa. Kita merasa memiliki hak untuk melakukan urusan selama tidak mengganggu hak orang lain? Sadarkah kita bahwa ketidakpedulian merupakan salah satu faktor penting yang membuat dunia ini menjadi tempat yang subur untuk melakukan kejahatan? Jumlah pelaku kejahatan mungkin tidak terlalu banyak, tetapi karena didiamkan, maka mereka menjadi bebas untuk bertindak dan memperluas wilayah kejahatan mereka. Di sebuah tempat kerja, mungkin pada awalnya hanya satu-dua koruptor. Namun, jika semua orang yang tahu tetap diam dan berpikir yang penting emreka tidak ikut-ikutan korupsi, maka jangan heran jika perilaku korupsi itu lantas meluas, dan merajalela, diikuti oleh banyak orang. Tuhan mengingatkan umat bahwa mereka wajib menyuarakan kebenaran.

Bagaimana dengan dosa yang tanpa sengaja kita lakukan seperti yang terdapat dalam ayat 2-4? Kadang kita berada dalam situasi yang tidak nyaman. Selain itu, kita juga sering diperhadapkan dengan situasi yang membuat kita bereaksi tidak baik karena kebiasaan lama kita yang belum berubah (sperti mengeluarkan kata-kata tidak baik karena kebiasaan). Di mata Tuhan hal tersebut tetap dosa. Umat Tuhan dipanggil untuk menyelesaikan hal-hal tersebut. Kita perlu kepekaan dari Tuhan untuk menyadarinya. Hal tersebut dapat terwujud melalui kedekatan kita dengan Roh Kudus yang akan menolong kita membongkar kebobrokan hidup kita dan membersihkannya, serta mendorong kehidupan beriman kita. Sebagai umat-Nya, kita disadarkan bahwa hal-hal yang sepertinya kita anggap netral belum tentu membawa kita di dalam hidup yang benar. Untuk itu sebagai umat-Nya diperlukan kepedulian kita di dalam menjalani hidup yang benar bagi Tuhan.

Doa : Tuhan, sebagai Umat-Mu, kami mau meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk kami serta kami mau peduli akan sekitar kami.


Renungan: Sabda Bina Umat
Gambar : Google.com