Renungan

Memberikan Yang Terbaik

Apabila seseorang hendak mempersembahkan persembahan berupa korban sajian kepada TUHAN, hendaklah persembahaanya itu tepung yang terbaik..... – Imamat 2 : 1

Korban berupa tepung mungkin terlihat gampang untuk dibuat. Namun, jika kita melihat kehidupan bangsa Israel di tanah Mesir, mereka hidup dari beternak. Kemudian selama satu generasi di padang gurun mereka juga tidak mungkin bercocok tanam. Artinya, tepung, gandum, serta berbagai hasil bumi yang diolah dalam persembahan ini merupakan barang-barang berharga bagi mereka yang tidak bisa begitu saja mudah untuk mereka peroleh. Mempersembahkan tepung yang terbaik serta berbagai macam olahan hasil bumi lainnya merupakan sebuah langkah iman tersendiri bagi umat Israel, menyerahkan kepada Tuhan salah satu harta mereka yang paling berharga, yang sulit didapat, dan yang sebenarnya mereka sendiri bisa nikmati.

Memberikan persembahan yang manis maupun asam dilarang. Robert M. Paterson menulis bahwa ragi dilarang karena dengan keadaan cuaca Timur Tengah yang panas, roti beragi akan cepat rusak. Untuk itu, ragi dipandang sebagai lambang kerusakan moral dan kemunafikan. Sedangkan bagi madu, mencampurkan madu bersama dengan olahan tepung dapat menimbulkan asam sehingga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Pada bagian akhir dari kurban sajian ini penulis kitab Imamat memasukkan garam sebagai bumbu yang penting. Garam merupakan unsur yang mengawetkan, sehingga garam dapat dipakai sebagai bagian dari persembahan, bahkan pada ayat 13 mengingatkan agar garam yang disedbut sebagai “garam perjanjian Allahmu” jangan sampai dilalaikan.

Melalui Imamat 2 : 1-16 Tuhan menunjukkan didikan-Nya bagi kita umat-Nya, kita harus memahamidengan benar didikan Tuhan ini, agar tenaga, materi, waktu dsb yang kita berikan untuk pekerjaan Tuhan benar-benar yang terbaik dan tanpa cacat dalam segala esensi dan simbolisme.

Doa : Sebagai umat-Mu yang telah Engkau selamatkan kami mau selalu memberikan yang terbaik bagi-Mu Tuhan.


Renungan: Sabda Bina Umat
Gambar : Google.com