Renungan

Recharge Kerohanian

Sesudah itu dibacakanlah segala perkataan hukum Taurat..... – Yosua 8 : 30-35

Dalam sebuah seminar dengan tema “TIME”, seorang pembicara mengajak semua peserta untuk mencatat semua kegiatannya selama 24 jam. Hasilnya mengagetkan! Kebanyakan waktu yang dipergunakan, yaitu :kesibukan dikantor, jalan-jalan, nonton TV, main HP dan mengantar anak ke sekolah. Bagaimana kehidupan rohani? Baca Alkitab, berdoa dan persekutuan? Hanya sebagian yang mencatat itupun kebanyakan dilakukan pada hari Minggu.

Sibuk dalam peperangan, tidak membuat Yosua mengabaikan hidup kerohanian orang Israel. Bacaan kita menceritakan bagaimana Yosua merecharge kembali kerohanian orang Israel di gunung Ebal dengan cara; (1) mendirikan mezbah bagi TUHAN Allah, (2) mencatat kembali salinan semua hukum-hukum Musa, (3) mempersembahkan korban bagi TUHAN, (4) membacakan dan memperkatakan hukum Taurat. Semua yang dilakukan Yosua sesuai yang dikatakan oleh Musa (Ulangan 27 : 1-10). Ini menandakan bahwa Yosua menyadari pentingnya hidup kerohanian orang Israel setelah mereka berada di tanah perjanjian. Yosua menginginkan rohani orang Israel tetap segar dan kuat. Pembacaan semua perkataan hukum Taurat bertujuan agar selain hidup rohani orang Israel tetap terpelihara juga mengingatkan kembali semua karya TUHAN yang selama ini menyertai mereka. Rohani yang segar akan memastikan orang Israel berada dalam kendali TUHAN.

Kesibukan terkadang menjadi “menu” alasan kebanyakan orang dewasa ini untuk mengabaikan kehidupan rohani. Padahal kerohanian sangat penting bagi setiap orang dalam menjalani hidup ini sehingga tidak mudah lepas kendali. Saudaraku, apapun kesibukanmu jangan pernah lalai bersaat teduh sejenak, berdoa dan merenungkan firman TUHAN. Berilah waktu bagi Tuhan, karena Yesuspun tidak pernah mengabaikan perjumpaan dengan Bapa-Nya (Markus 1 : 35). Kalau DIA demikian, terlebih kita yang tentunya sangat membutuhkan sabda TUHAN sebagai suluh dan terang bagi jalan kita (Mazmur 119 : 105).

Doa : Bapa di sorga isilah hidup rohani kami melalui Firman-Mu sehingga kami selalu segar dan semangat berkarya untuk memuliakan-Mu


Renungan: Sabda Bina Umat
Gambar : Google.com